Saturday, December 05, 2009

Urantia, ajaran apakah itu?

Di Indonesia belakangan ini masuk suatu ajaran baru, yang seperti biasanya berasal dari Amerika Serikat, dan menamakan dirinya dengan nama 'Urantia.' Urantia di Indonesia dengan rajin menyelusup ke web-web Kristen yang bisa ditembusnya dan mengajak para subscriber web-web tersebut untuk membuka website mereka. Sebagai informasi bagi para netters bila menjumpai ajaran ini, artikel ringkas ini disusun berdasarkan bahan-bahan dari web tersebut dan disorot dari ajaran Alkitab.

BUKU URANTIA
Homepage tersebut diawali dengan argumentasi bahwa pada masa sekarang ajaran agama-agama makin ketinggalan dan kacau balau sehingga diperlukan pencerahan baru. Para agamawan sudah tidak mampu menjawab pertanyaan semacam 'Siapa itu Allah, bagaimana alam semesta diciptakan dan dikelola, apa yang harus dilakukan agar masuk sorga, bisakah manusia menjadi ilahi, dan apakah tujuan hidup manusia di bumi?' Karena itu diperlukan wahyu baru agar manusia tidak tersesat, dan wahyu baru itu ada dalam buku 'Urantia.' 

Buku wahyu 'Urantia' lahir pada tahun 1935 dan dicetak dalam bahasa Inggeris di Chicago, USA pada tahun 1955. Buku itu disebut sebagai hasil dari 'Tim Pewahyu' yang beranggotakan puluhan mahluk roh dan malaikat, mulai dari Konselor Ilahi, Malkisedek, Utusan Perkasa, Malaikat Serafim sampai Midwayers, dan para petinggi roh yang lain. Buku wahyu ini cukup tebal setebal 2097 halaman, dua kali tebal Alkitab Kristen bahasa Indonesia.

Buku ini berisi berbagai ajaran seperti ajaran tentang 'Allah' yang menunjuk pada semua PRIBADI ketuhanan. Pribadi Allah yang pertama yang menjadi pusat dari alam semesta adalah Allah Bapa (Universal Father), wujudnya adalah Roh. Bapa menciptakan Anak sebagai pernyataan pribadi yang mutlak, Anak adalah pusat dari gravitasi dan administrasi dunia ROH (Spirit). Bapa dan Anak menciptakan Sorga sebagai pernyataan MATERI, maka harus ada yang menjembatani keduanya. Saat itulah muncul Allah Roh (Infinite Spirit). Allah Roh adalah pusat AKAL-BUDI (Mind) semesta. Allah Roh adalah Allah yang bertindak.

Roh Allah yang juga disebut sebagai Thought Adjuster adalah dari Allah bapa yang berdiam dalam hati manusia. Roh ini adalah fragmentasi dari Allah Bapa, memiliki identitas tetapi tidak memiliki kepribadian. Roh Adjuster ini memiliki semacam sinar, yang sering disebut sebagai pilot light atau cahaya (terang) kehidupan dan membuat berbagai rencana untuk membimbing kita. Walaupun demikian sangat menghargai kehendak bebas manusia yang dia diami. Disebutkan pula bahwa sejak hari Pentakosta semua orang mendapat pencurahan Roh Adjuster ini.

Ada 7 Roh Pendamping yang disebut Roh Kudus yang adalah roh keturunan dari Universe Mother Spirits, dimana ada pikiran, disitu roh pendamping itu bekerja. Roh Kudus adalah kehadiran the Local Universe Mother Spirit atau Creative Spirit, dan karena berasal dari Allah Roh dan diciptakan untuk menjadi pasangan Creator Son, maka dia juga sering disebut Daughter Spirit atau Divine Minister. Roh Kudus bekerjasama dengan Creator Son menciptakan keturunan alam semesta lokal: Gabriel, Melchizedek, Lanonandeks, dan Life Carrier.

Sebagai science-fiction memang buku ini banyak bercerita soal dunia makro-kosmos seperti 7 galaksi Superuniverse yang mengelilingi Sorga yang masing-masing dikepalai seorang ‘Master Spirit.' Dan tiga orang Ancient of Days. Unit pemerintahan independen terletak pada Local Universe yang masing-masing diciptakan dan dipimpin 'seorang' Creator Son. Yesus adalah seorang Creator Son yang adalah Allah yang berinkarnasi. Yesus mengajarkan agar manusia merasa bahagia di bumi, membebaskan manusia dari perbudakan tabu dan bumi pada dasarnya tidak jahat. Yesus melihat manusia sebagai anak Allah dan melihat potensi hidup yang kekal luar biasa dan mengajar agar manusia menghargai diri sendiri.

Michael Christ sudah memiliki pasangan yaitu Holy Spirit tetapi manusia diperintahkan untuk berkembang biak melalui perkawinan. Manusia BISA mencapai kondisi seperti itu: manusia dan ilahi. Manusia diberikan suatu hak yang sangat besar, yaitu kenaikan (ascending), yaitu bertumbuh dalam kepribadian dan pengalaman, sampai tingkat yang tidak terbatas. Manusia disebut sebagai Ascending Sons of God, jangka waktunya adalah kekekalan. Hidup di dunia adalah masa percobaan atau karier pertama dalam alam semesta. Jika lulus maka manusia mendapat hak untuk hidup terus menerus bila tidak akan dimusnahkan dan dipersonalisasi ulang.

Prinsip agama Yesus adalah persekutuan persaudaraan (brotherhood) manusia adalah sesama anak Allah. Agama Yesus tidak boleh terlembaga menjadi gereja atau agama negara yang standar, agama adalah hubungan pribadi dengan Allah. Agama Yesus mengajarkan pengembangan kerohanian, kejiwaan, intelektual dan kesejahteraan hidup fisik. Pendalaman ajaran Yesus dilakukan melalui kelompok kecil Persaudaraan, Persekutuan, kelompok Sel, kelompok Pengajian, dengan satu atau beberapa Guru yang menjadi pusatnya.

GERAKAN ZAMAN BARU?
Homepage tersebut mengatakan bahwa "Buku Urantia bukan dari aliran Zaman Baru atau Gereja Setan dan dipastikan bukan dari pihak Lucifer atau Iblis 666. Bukan pula agama Kristen atau aliran kebatinan, walaupun banyak ayat Alkitab, Al-Quran atau kitab suci yang lain yang dicantumkan dalam buku ini. Buku Urantia menyebut agama universal yang dia bawa sebagai Agama Yesus, yaitu agama yang dihidupi Isa, Yesus dari Nazaret waktu Dia ada di dunia." 

Dari isi buku tersebut jelas terlihat bahwa memang banyak digunakan istilah-istilah dari Alkitab Kristen dan agama Urantia disebut sebagai agama Yesus, tetapi jelas bahwa sekalipun banyak kutipan dari ayat-ayat Alkitab, ajaran ini diakui bukan ajaran agama Kristen. Tetapi sekalipun disangkal bahwa Urantia bukan Ajaran Gerakan Zaman Baru, mudah terlihat bahwa ajaran buku wahyu Urantia adalah ajaran Gerakan Zaman Baru yaitu "Roh Allah tidak disebut sebagai pribadi tetapi lebih merupakan 'Thought Adjuster' yang bersifat roh yang bisa menciptakan (create), menghasilkan (eventuate) dan memecah diri (fragmentize). Manusia adalah bagian dari roh Thought Adjuster tersebut. Jadi Allah tidak bedanya dengan Macro Cosmos dan manusia adalah Micro Cosmos. Cosmos ini memiliki sinar yang disebut pilot light (bandingkan ini dengan konsep New Age dalam film 'Star Wars' dimana Macro Cosmos dan Micro Cosmos itu digambarkan sebagai sinar alam semesta yang disebut 'The Force.' Kita adalah manusia juga ilahi.)"

Berbeda dengan Alkitab yang mengenal Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus sebagai pribadi ke-Tuhan-an, ajaran buku Urantia menyebut Roh Allah sebagai tidak berpribadi tetapi menciptakan Yesus dan Roh Kudus. Ajaran mengenai manusia sekalipun menggunakan istilah-istilah Alkitab lebih merupakan pencampuran ajaran 'Mormon' dan 'Saksi Yehuwa.' Seperti Mormon dan Saksi Yehuwa, ajaran ini mempercayai bahwa manusia merupakan 'persaudaraan anak-anak Allah' yang dikarunia kebaikan dan kehendak bebas, dan keberhasilan ditentukan oleh lulus tidaknya manusia dalam mengarungi hidup ini, jadi sifatnya 'berpusat manusia' dan manusia bisa mencapai kehidupan kekal atau akan dipunahkan sesuai dengan hasil kehendak bebasnya. Konsep tentang dosa kabur dan alam semesta dianggap pada dasarnya baik. Ini juga ciri Gerakan Zaman Baru.

SIKAP KITA?
Dari isi buku wahyu Urantia kita dapat melihat bahwa buku ini lebih merupakan gambaran fantasi dengan spekulasi mengenai kosmos dan realita roh yang kacau dan sekalipun menyebut sebagai agama Yesus jelas merupakan penyesatan untuk mengajak seseorang keluar dari Yesus Alkitab ke arah Yesus fantasi menurut kacamata pencampuran beberapa nafas pengajaran Gerakan Zaman Baru, Mormon dan Saksi Yehuwa, dan sekarang diajarkan oleh Jesusonian Foundation, Urantia Brotherhood, Urantia Foundation, dan di Indonesia dipromosikan oleh 'Urantia-Indonesia' yang menggunakan metoda misi semacam yang sudah ada di kalangan pelayanan persekutuan Kristen. 

Lebih dari itu, ajaran buku wahyu Urantia ini secara frontal menyerang kekristenan, sebab disebutkan bahwa agama Kristen mengajarkan dua kesalahan besar karena (1) Kekristenan Alkitab mengajarkan tentang penebusan Yesus untuk memenuhi keadilan dan murka Allah; (2) Kekristenan salah dalam mengajarkan pribadi Yesus secara lengkap." Bukan hanya itu, ajaran ini menawarkan jalan keluar bahagia melalui dunia Satania (Satania adalah sistem lokal yang diperintah Lucifer dan setan adalah dutabesar Lucifer dalam urusan planet-planet). Satania dipercayai sebagai surga (heaven):

"Bila awan-awan berkumpul di atas kita, iman kamu harus menerima kenyataan kehadiran Adjuster dalam diri kita … Lihatlah dari balik ketidak-pastian yang tidak kekal kedalam sinar cerah matahari kekekalan dalam ketinggian dunia Satania."

Karena itu daripada kita dibingungkan dengan ajaran-ajaran yang memutar balikkan Injil (Galatia 1:6-7) yang mengaburkan pandangan kita akan kebenaran Allah, sebaiknya kita berhati-hati akan segala ajaran baru semacam yang sekarang mulai secara gencar dipromosikan di Indonesia melalui jendela-jendela homepage kekristenan di Indonesia seperti ajaran wahyu 'Urantia' ini. Sebaliknya, hendaknya kita bertumbuh dengan pengertian kita akan Alkitab firman Allah.

Sumber: Salam kasih dari Herlianto/YBA

No comments: